Bahaya Fisik (Akustik & Mekanik)

Standar MCU Pekerja Lingkungan Bising & Getaran

Paparan kebisingan mesin industri melebihi 85 dBA secara kumulatif merusak sel rambut koklea telinga dalam tanpa menimbulkan rasa sakit, menyebabkan Tuli Akibat Kerja (Noise-Induced Hearing Loss / NIHL) yang bersifat permanen dan tidak dapat disembuhkan. Program konservasi pendengaran wajib menyertakan audiometri berkala untuk mendeteksi pergeseran ambang dengar dini.

Landasan Hukum & Regulasi Ketenagakerjaan:
Permenaker No. 05 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja (Nilai Ambang Batas 85 dBA)Kepmenaker No. 65 Tahun 2024 tentang Pedoman Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

Parameter Pemeriksaan Medis yang Wajib Dilakukan

Audiometri Nada Murni Konduksi Udara & Tulang
Mengukur ambang dengar pada frekuensi 500, 1000, 2000, 3000, 4000, 6000, dan 8000 Hz untuk mendeteksi acoustic notch di 4000 Hz.
Otoskopi Liang Telinga & Membran Timpani
Memastikan tidak ada serumen obsturans, infeksi otitis eksterna, atau perforasi yang menimbulkan tuli konduktif palsu.
Kalkulasi Standard Threshold Shift (STS 10 dB)
Membandingkan audiogram tahunan terhadap audiogram baseline untuk mendeteksi penurunan rata-rata 10 dB atau lebih pada frekuensi 2000, 3000, dan 4000 Hz.
Pemeriksaan Vaskular Perifer Tangan (Pekerja Alat Getar)
Mendeteksi Hand-Arm Vibration Syndrome (HAVS) atau fenomena jari putih (Vibration White Finger / Raynaud).

Kondisi Medis Pembatas (Kriteria Unfit to Work)

Kondisi klinis berikut secara medis berbahaya bagi keselamatan pekerja dan rekan sekitarnya, sehingga dokter pemeriksa umumnya mengeluarkan status Tidak Laik Kerja (Unfit) atau Laik Kerja dengan Penyesuaian Khusus (Fit with Restrictions).

Penurunan pendengaran sensorineural berat pada telinga yang masih berfungsi
Perforasi membran timpani aktif yang belum tertutup
Hand-Arm Vibration Syndrome (HAVS) stadium lanjut dengan nekrosis jaringan digital

Pertanyaan Regulasi K3 Seputar Paket Ini

Berapa lama pekerja harus bebas dari kebisingan sebelum menjalani tes audiometri MCU?

Pekerja wajib menjalani periode bebas bising (quiet period) minimal 14 jam sebelum tes audiometri untuk menghilangkan efek Temporary Threshold Shift (TTS).

Eksplorasi Standar Paket K3 Lainnya:

Alat Kerja K3 & HRD Bebas Repot

Kewalahan Rekap Data MCU Ratusan Karyawan di Standar MCU Pekerja Lingkungan Bising & Getaran?

MCU CoPilot mengotomasi pembacaan ribuan lembar hasil laboratorium, rontgen, dan audiometri. Menghasilkan draf sertifikat kelaikan kerja (Fit to Work) berstandar kedokteran okupasi dan laporan ringkasan kepatuhan regulasi dalam hitungan menit.

Patuh UU PDP No. 27/2022
Format Standar Permenaker
Hemat 80% Waktu Dokter
Sesuai Standar Kemenkes RI, Permenaker No. 02/1980 & UU PDP No. 27/2022 • Kolaborasi Kedokteran Okupasi