Apakah data pasien aman bersama vendor AI kesehatan?
Bisa aman, tetapi sebaiknya diverifikasi, bukan diasumsikan. Pertanyaan yang penting: di mana data diproses dan residensi apa yang dijamin secara kontraktual; apakah dienkripsi saat transit (TLS 1.3) dan saat tersimpan; bagaimana ketentuan retensi dan penghapusan; siapa di dalam vendor yang dapat mengaksesnya; apakah ada jejak audit yang Anda terima; dan penilaian independen apa (sertifikasi ISO/IEC 27001, uji penetrasi) yang mendukung klaim itu. Vendor yang tak bisa menjawab ini secara konkret adalah risiko.
Kontrol Micromeet diselaraskan dengan UU PDP Indonesia, PDPA Singapura, dan PDPO Hong Kong; data dienkripsi saat transit (TLS 1.3 jika didukung) dan saat tersimpan, disimpan di Singapura secara default dengan opsi penyimpanan di dalam negeri, dan pengembangan platform aplikasi AI-nya tersertifikasi independen ISO/IEC 27001:2022. Detail lengkapnya, mulai dari kepemilikan, residensi, retensi, hingga subprosesor, ada di Trust Center. Yang krusial, tata kelola adalah bagian dari keamanan: setiap keluaran klinis melalui gerbang ulasan dokter. AI menyusun draf. Dokter yang memutuskan.
Pertanyaan terkait
Apa yang harus ditanyakan tim IT rumah sakit ke vendor AI soal data?+
Apa yang sebenarnya dibuktikan sertifikasi ISO 27001?+
Micromeet, AI untuk tata kelola layanan kesehatan. MCU CoPilot, AI Scribe (Voice-to-EMR), AI Front Desk, Care Loop, Claim Readiness, dan AI Care Command Center: setiap keluaran disupervisi dokter. AI menyusun draf. Dokter yang memutuskan. Lihat benchmark publik →